Permasalahan sampah, kebersihan, dan ruang terbuka hijau di perkotaan dan belum adanya TPA di Sumatera Utara yang menerapkan sistem sanitary landfill sesuai dengan amanah UU No.18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah

Permasalahan pencemaran akibat dari pembuangan sampah dan kurangnya ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan terutama Kota Medan, adalah hal yang sangat penting untuk cepat diatasi. Permasalahan sampah disebabkan oleh masih terbatasnya infrastruktur pengelolaan persampahan di Kota Medan dan masih banyak permukiman yang tidak terlayani dinas kebersihan sehingga masyarakat membuang sampah ke sungai, selokan, parit, pinggir jalan dan pantai. Perkiraan timbulan ...

Read More »

Penurunan Kualitas Air Sungai di Sumatera Utara yang terjadi di Sungai Deli, Sungai Asahan, Sungai Belawan, dll.

Penurunan Kualitas Air Sungai di Sumatera Utara yang terjadi di Sungai Deli, Sungai Asahan, Sungai Belawan, dll.

Pencemaran air Sungai Deli dan Belawan diakibatkan oleh kegiatan industry, lingkungan pemukiman, pasar, rumah sakit dan berbagai kegiatan lain di sepanjang sungai tersebut. Tujuh puluh persen pencemaran di sepanjang Sungai Deli diantaranya diakibatkan limbah padat dan cair dari kegiatan domestik. Limbah domestik padat atau sampah yang dihasilkan di Kota Medan 1.235 ton/hari. Limbah cair yang menyumbang pemcemaran ke Sungai Deli ...

Read More »

Kerusakan mangrove, penebangan bakau dan alih fungsi lahan yang umumnya terjadi di Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara dan Kota Medan.

Kawasan hutan mangrove di Provinsi Sumatera Utara yang terdapat di kawasan pantai barat dan pantai timur, merupakan sumber daya alam yang memberikan manfaat besar bila dikelola dengan baik. Terjadinya alih fungsi kawasan hutan mangrove menjadi peruntukan lain seperti pemukiman, kawasan wisata pantai, tambak, bahkan perkebunan kelapa sawit serta tumpang tindih dalam pemanfaatannya untuk berbagai kegiatan pembangunan disebabkan belum adanya perencanaan ...

Read More »